Saturday, December 13, 2008

Ke Sepaku lagi,

Sabtu, pagi yang cerah…

Hari ini cukuplah untuk memulihkan kondisi tubuh yang penat setelah kemaren melakukan perjalanan ke site. Perjalanan ke site kali ini memang tidak terlalu jauh, hanya daerah Sepaku kurang lebih 70 km dari Balikpapan. Hanya saja jalanan yang tidak terlalu bagus, berliuk-liuk dan menanjak menjadikan perjalanan yang semesti bisa ditempuh selama 1 jam menjadi sangat jauh dan tidak jarang orang kadang merasa mual. Alhamdulillah aku selalu dikarunia fisik yang fit hingga aku tidak pernah merasa terbebani dengan perjalanan yang bagaimanapun.

Memang sih, perjalanan ke site seperti kemaren bukan yang pertama kali. Sudah terlalu sering aku lakukan tapi kali ini, aku merasa perjalanan amat sangat terlalu jauh, mungkin karena jalanan yang semakin hari semakin jelek. Terakhir sebelum ini, sebulan yang lalu aku juga pergi ke Sepaku sekedar pengen ke kebun duren bareng mas wahyu, wulan dan Irma. Itupun jalanan udah sangat jelek apalagi dengan mobil rendah yaris kepunyaan mas wahyu. Cukup membuat mas wahyu mengeluarkan kata-kata yang sama dengan jeleknya jalanan. Hahahahaha… bahkan sumpah serapah pun kadang terkeluar dari mulut kita. Entah tertuju ke siapa sumpah itu… mungkin kah pemerintah yang seharusnya merasa tersindir???

Seingatku, pertama kali ke Sepaku tahun 2006. Ketika itu kabel fiber Optik baru selesai terbentang, dan rumah site Sepaku baru saja berdiri. Jalanan ke arah Sepaku mulai diperhatikan oleh pemerintah. Pengaspalan baru rupanya…, sungguh perjalanan yang sangat mengasikkan. Menikmati jalan berliuk-liuk, menanjak dan turunan, melewati daerah-daerah yang masih hijau oleh hutan-hutan Kalimantan. Tapi itu dulu.., kali ini memang sudah sangat jauh dari kenikmanatan perjalanan. Jalanan rusak karena terlalu sering dilewati oleh truk-truk berbeban berat, pohon-pohon banyak yang ditebang secara liar, dan banyak lahan-lahan yang sengaja dibakar.

Bahkan kemaren, 2 kali hampir saja aku merasa hidupku akan berakhir karena mobil kami berpapasan dengan truk yang panjang dan berbeban berat yang tiba-tiba saja meluncur dengan kencangnya di hadapan mobil kami. Memang sih.. salah ada di mobil kami, yang mencoba mengambil jalan kanan hanya untuk menghindari lubang yang begitu dalam di sebelah kiri. Untungnya, sang driver bukan seorang amatiran seperti diriku. Hahahaha…, Kejadian kedua juga terjadi di daerah turunan, ketika mobil kami melaju kencang tiba-tiba sang driver baru menyadari ada lubang besar dan dalam di depan. Sang driver rem mendadak dan mengakibatkan mobil mati. Kekagetanku tidak hanya sampai disitu, karena di belakang mobil kami juga ada sebuah truk yang melaju kecang menuruni jalanan yang juga melalukan pengereman mendadak di belakang gara-gara mobil kami mati mesin. Untungnya lagi sang driver truk bukan amatiran seperti aku, hingga sang driver sempat untuk banting ke kiri. Kalau tidak… mungkin saja mobil yang kami tumpangi sudah terperosok ke dalam hutan atau mungkin jatuh ke jurang terdorong oleh truk di belakang.

Huuh.. perjalanan yang berat rupanya kemaren, hingga akhirnya sampe rumah jam 20.00 Wita. Besok minggu, ternyata bukan hari libur buatku, aku harus melanjutkan perjalanan ke site lagi, Muara Komam.

Post a Comment

Home

IRWUD
All designs, script and code are developed by Agung Kriswantoro
Powered by Blogger